Sunday, February 21, 2010

Analisa Keuntungan Bisnis Server Pulsa Elektrik

Perhitungan keuntungan atau laba dapat kita uraikan sebagai berikut :
Diasumsikan penerapan keuntungan secara proporsional, sesuai dengan besaran nilai voucher tersebut
Keuntungan penyedia Server pulsa adalah Rp 100 s/d Rp 2.000

per Produk atau Kode Voucher.

Di mulai dengan Nominal Kecil 

Sebagai Contoh :
Isi ulang untuk voucher seharga Rp 5.000 = Profit Rp 100,-
Isi ulang untuk voucher seharga Rp 10.000 = Profit Rp 200,-
Isi ulang untuk voucher seharga Rp 50.000 = Profit Rp 500,-

Semakin tinggi nominal,semakin besar Profit yang diterapkan.
Sebagai asumsi, untuk Outlet atau Counter kecil biasanya transaksi per hari
Berkisar antara 25 sampai dengan 150 transaksi.
Jika Anda mempunyai 50 Member atau Counter, maka profit yang didapat per hari dapat dihitung sebagai sebagai berikut :

· Kita ambil rata-rata transaksi counter per hari adalah 50 transaksi
   Total transaksi per hari = 50 Counter x 50 Transaksi = 25.000 transaksi
· Jika kita hitung profit rata-rata per transaksi adalah Rp. 200,-
· Maka profit anda perhari adalah total transaksi x profit

Hasilnya adalah 25.000 Transaksi x Rp. 200,- = Rp. 500.000,-
Nah jadi keuntungan kita per hari sebesar Rp. 500.000.
Keuntungan kotor dalam satu bulan adalah 
Rp. 500.000 x 30 Hari = Rp 15.000.000,-

Padahal, masih ada beberapa produk voucher yang nilai profit per produknya diterapkan di atas Rp. 200.
Semakin banyak member atau anggota,semakin banyak jumlah transaksi yang di dapat dan semakin besarpula ke untungan atau profit yang anda didapat.

Sedangkan untuk mencari anggota, tidak harus selalu pedagang atau counter atau Outlet HP. Teman2 kerja, atau relasi atau sanak saudara pun bisa Anda ajak dan turut merasakan hasil bisnis ini.

Mereka hanya cukup menyediakan 1 Handphone dan 1 kartu perdana yang tinggal anda daftarkan atau registrasi di Server All Operator Anda.Dan anda tinggal memikirkan alokasi stock dan memberikan pelayanan terbaik untuk member anda.

Peralatan Pendukung Server Pulsa

Sehebat apapun software pulsa all operator Anda tidak akan berarti jika tidak didukung dengan peralatan yang memadai.

Ketidakmampuan peralatan tersebut dapat menyebabkan terganggunya kestabilan transaksi pada server Anda. Dengan demikian secara automatis akan menurunkan kinerja server anda. Terganggunya transaksi tersebut, selain disebabkan oleh faktor external ( Jaringan Operator ) dapat juga disebabkan oleh tidak maksimalnya peralatan anda seperti :
Handphone / modem
Kabel data
Power supply
Memory
Handphone
Modem
Kabel data
USB Hub
PCI USB Hub
Power Suppy External ( Untuk HP )
UPS ( modif, bisa support sampai 3 jam )
CPU Power Supply

CPU Build Up

disamping itu pula ada chip yg dibutuhkan diataranya :
1. Chip Mkios untuk produk Telkomsel
2. Chip Mtronik untuk produk Indosat
3. Chip Dompet Pulsa ( Dompul) untuk produk Excelcom
4. Chip Fkios untuk produk Telekom
5. Chip Multi untuk produk Multi Operator ( fren,axis,esia,smart,dll..)

Chip tersebut di atas adalah standard dasar yang ideal untuk pembuatan server pulsa bagi pemula. Sedangkan,
untuk yang sudah berjalan dan menengah hingga yang lebih besar, tentu jumlah Chip tersebut lebih global dan
kompleks yaitu ada Chip Freen,Esia,Smart, Three, Dll.

Namun bagi pemula yang mempunya dana terbatas, chip tersebut diatas bisa di ganti dengan cara pengambilan
Via Multi dari Penyedia Server Pulsa All Operator lain, dengan sebuah konsekuensi harga menjadi lebih mahal.
Dan jika usaha yang telah dirintis tersebut sudah berkembang dan maju, tinggal menambah atau mengganti
chip-chip tersebut, satu persatu sesuai perkembangan pasar yang diinginkan.

Tips Memulai Server Pulsa Untuk Pemula

1. Bekali diri Anda dengan pengetahuan yang memadai

Siapapun Anda, baik anda pemodal, pengelola, maupun pekerja, tetap memerlukan pengetahuan yang cukup agar server pulsa Anda bisa berjalan dengan baik. Mengetahui seluk beluk produk seluler itu wajib. Pelajari sistem transaksi dari masing-masing operator agar Anda tahu apa yang Anda jual. Cari informasi sebanyak-banyaknya dari dealer di kota Anda, dari media, dan dari rekan-rekan sesama pebisnis pulsa lainnya.

2. Persiapkan Fisik, Mental dan Finansial

Anda sanggup bersikap tenang saat terjadi gangguan? Anda sanggup menjelaskan problem gangguan kepada customer saat itu? Anda sanggup berkomunikasi dengan efektif kepada developer software mengenai problem di sistem Anda untuk meminta bantuan? Anda sanggup melakukan recovery sistem dengan cepat saat terjadi problem? Jika ada komponen yang rusak (server, pc, modem, dll), apakah Anda sudah menyiapkan dana untuk penggantiannya?

Jika jawabannya "YA", silakan lanjutkan ke nomor berikutnya.

3. Permodalan Yang Memadai

Bisnis server pulsa tidak sama dengan agen. Agen tidak butuh modal besar, tidak butuh investasi besar, tapi server pulsa butuh modal besar atau memadai. Banyak yang salah kaprah tentang hal ini sebab keliru, menganggap server pulsa tidak butuh modal banyak. Memang betul bahwa di luar sana ada server pulsa yang dijalankan dengan modal yang kurang memadai. Namun harus diingat: tanpa modal yang cukup, Anda butuh waktu yang sangat lama untuk berkembang dan butuh effort yang luar biasa hanya untuk bisa bertahan!

4. Full time & Fokus!

Bisnis server pulsa tidak sama dengan menjadi agen. Agen bisa menjalankan sebagai sambilan, part time. Tapi menjalankan bisnis server pulsa harus full time. Pada prinsipnya, hasil kerja full time jelas akan lebih baik hasilnya dari pada hasil kerja part time. Sebab mengelola operasional server pulsa butuh fokus dan ketekunan. Betul, pasti ada di luar sana yang menjalankan server pulsa sebagai sambilan atau part-time. Namun harus dicatat: sampai hari ini, belum pernah ada server pulsa yang dijalankan secara part-time bisa bertahan menghadapi persaingan. Semua server pulsa yang tumbuh besar dijalankan secara full-time oleh pemiliknya.

5. Gunakan Stok Sendiri

Menggunakan stok sendiri memang butuh modal yang cukup, tapi jelas jauh lebih baik dari pada dilempar ke server lain. Hal ini berpengaruh ke kualitas transaksi. Status transaksinya jelas, berhasil atau gagal (kecuali sedang gangguan).

Sebaiknya Anda menggunakan stok sendiri untuk 3 operator besar: Telkomsel, Indosat dan XL. Alokasikan modal Anda agar stok Anda cukup untuk ketiga operator tersebut.

6. Koneksi Menentukan Prestasi & Reputasi

Jika Anda menggunakan h2h, camkan baik-baik: tidak semua h2h sama, kemana anda terkoneksi menentukan prestasi dan reputasi Anda di mata customer. Jika supplier h2h itu sistemnya bagus, maka reputasi Anda di mata konsumen baik, dan prestasi Anda juga baik dilihat dari volume transaksi. Jika supplier h2h itu sistemnya jelek, reputasi Anda turun dan prestasi anda juga menurun diliihat dari volume transaksi.

Hindari supplier h2h yang bisnisnya tidak sehat, menjual dengan harga tidak wajar atau bahkan terlalu murah, apalagi kalau sistemnya sering bermasalah. Pelanggaran prinsip ini bisa Anda lihat dari maraknya kasus musibah server h2h dan penipuan oleh supplier h2h yang marak terjadi.

Hindari jaringan h2h berantai, makin banyak rantainya, makin besar resikonya, makin kecil kemungkinan transaksi Anda sukses. ( tanyakan pada server H2H tersebut, ini stoki sendiri ato stok orang lain??, kalo stok sendiri transaksi akan berjalan lebih cepat dibandingkan jika dia mengambil dari stok orang lain juga)